Senin, 04 Juni 2018

Basic Psikologi Featured in Cyberspace


Cyberpsychology merupakan sebuah dunia yang terstruktur oleh mesin daripada lingkungan fisik.  Di dalam dunia ini, terdapat iklim sosial dan fitur psikologis yang unik, seperti memberikan kesempatan atas fleksibilitas identitas pemakainya, anonimitas, kesamaan status sosial, kemampuan untuk menjalin hubungan bukan hanya dengan sesama user di Negara yang sama tempat user berasal tapi siapapun user dan darimana saja user itu berasal, juga terjadi proses sharing antar-user baik itu pengalaman pribadi, informasi tentang dunia, maupun perkembangan teknologi dan science, dan masih banyak lagi untuk disebutkan. Sebagai realitas virtual, terbentang luas mulai dari pengalaman tatap muka melalui webcams sampai avatar yang imajinatif dan dapat bersifat anthropomorphize.
Bagaimana realitas seseorang yang berubah di dunia maya memiliki daya tarik sendiri dalam pembahasan ini. Seseorang bisa saja memilih role yang unik, yang mungkin saja berbeda atau malahan bertolak-belakang dari dalam kehidupan “nyata”. Misalnya, seseorang dapat menjadi peri biru yang selalu menjadi penengah ketika ada konflik di dalam sebuah komunitas online. Anonimitas tercipta karena kelangkaan akan isyarat tatap muka di lingkungan berbasis online, termasuk chat room dan e-mail, juga memberikan kesempatan untuk mengekspresikan diri, bereksperimen dengan cara-cara yang baru untuk menghadirkan identitas ‘seseorang’. Orang-orang bahkan dapat mengganti jenis kelamin, dan memperlihatkan kepribadian yang berbeda dari realitas nyata. Setiap orang diperkenankan untuk memilih siapa-siapa yang akan menjadi mutuals. Sebagai contoh, seseorang menciptakan sebuah akun cyber yang biasanya menggunakan nama panggilan, foto profil, dan deskripsi diri yang bukan menurut realita identitasnya, menyatakan ketertarikannya atas seorang penyanyi dan mengklaim penyanyi tersebut sebagai ‘idola’, memilih mutuals yang memiliki interest pada penyanyi tersebut. Hal inilah yang disebut dengan Social Multiplicity, yang akan dibahas lebih lanjut dalam pembahasan kali ini.
Menghubungi orang-orang dari semua lapisan masyarakat menjadi relatif mudah. Menurut Suler (1996), apa yang disebut dengan Social Multiplicity adalah dengan seseorang memposting pesan di dalam blog, papan diskusi, atau jejaring sosial—yang dibaca oleh banyak users—orang dapat menarik diri orang lain yang memiliki minat yang mirip atau bahkan sama yang bersifat esoteris (batiniah). Dengan menggunakan search engine, mereka dapat memindai melalui jutaan halaman untuk memperbesar perhatian mereka terhadap orang dan kelompok tertentu. Internet akan menjadi lebih kuat dan efektif sebagai alat untuk mencari, menyaring, dan menghubungi orang dan kelompok tertentu. Kemampuan seseorang untuk menyaring banyak kemungkinan di internet dengan tujuan mengembangkan hubungan ini memperkuat fenomena interpersonal yang menarik dan terkenal bagi para psikolog. Seorang user akan bertindak atas dasar motivasi tidak sadar—serta preferensi dan pilihan sadar—dalam memilih teman, kekasih, dan musuh. “Transferensi” ini mengarahkan kita pada jenis orang tertentu yang menangani emosi dan kebutuhan kita. Ditekan oleh harapan, keinginan, dan ketakutan yang tersembunyi, mekanisme penyaringan tidak sadar ini memiliki sebuah pilihan alternative ‘toko permen online’ yang hampir tidak terbatas untuk dipilih. Seperti yang pernah dialami seorang user,  “kemanapun saya pergi di dunia maya, saya terus berlari ke jenis orang yang sama!" .  Yang lain berkata, "Kemanapun saya pergi, saya menemukan .... AKU!"
Apa yang terjadi pada seseorang dengan user ID @ohmaigateu, menegaskan bahwa Social Multiplicity benar terjadi di jejaring sosial. User yang memilih “Ttuing Ttuing” sebagai tampilan nama di profilnya ini, sudah setahun terakhir mengoperasikan account miliknya. Ttuing mengklaim bahwa account yang dimilikinya adalah sebuah fangirling account. Fangirling diambil dari kata fangirl menurut www.yourdictionary.com yang berarti “a girl or woman who is ardently devoted to a single hobby or interest” atau seorang perempuan atau wanita yang penuh semangat setia pada sebuah hobi atau ketertarikan. Ketertarikan yang Ttuing tunjukkan melalui fangirling account-nya adalah tentang sekelompok laki-laki yang berasal dari Korea Selatan yang bernama SEVENTEEN. Melalui search tab, Ttuing memasukkan kata kunci seperti nama-nama dari anggota boy group tersebut, dan hasilnya akan muncul untuk kemudian Ttuing memilih users yang akan menjadi mutual-nya. “aku biasanya membuka profil orang satu persatu, terus aku liat deh posts dia tentang SEVENTEEN, kalau menurut aku nantinya dia bakal nyambung kalau ngomongin SEVENTEEN, aku follow dan coba ngobrol sama dia” ungkap Ttuing, yang kemudian menambahkan “aku lebih nyari mutual  yang sesama Carats—sebutan untuk fans dari SEVENTEEN—, yang enak diajak ngobrol, atau users yang gak sering nge-retweet hal-hal yang aku gak suka”. Ttuing mengaku, bahwa ia lebih nyaman berbicara dengan orang-orang yang sering berinteraksi dengan dia dan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama dengan dirinya.
Melalui pernyataan dari seorang user di sebuah jejaring sosial yang biasa dipanggil Ttuing, dapat disimpulkan bahwa apa yang dilakukan Ttuing dalam memilih mutual di fangirling account miliknya sesuai dengan Social Multiplicity yaitu dengan menggunakan search engine, mereka dapat memindai melalui jutaan halaman untuk memperbesar perhatian mereka terhadap orang dan kelompok tertentu. Ketika Ttuing berusaha mencari mutual yang sesuai dengan yang ia sukai dan ketertarikannya, hal ini cocok dengan apa yang dialami oleh seorang user di dunia maya yang mengatakan, “kemanapun saya pergi di dunia maya, saya terus berlari ke jenis orang yang sama!"  dan user lain yang mengatakan, "kemanapun saya pergi, saya menemukan .... AKU!" (Suler, 1996)

Sumber :
http://shela124.blogspot.com/

Sabtu, 12 Mei 2018

Online Personality


Online Personality
A.    Pengertian Online
Online merupakan kebalikan dari Offline. Kata online itu berasal dari kata on dan line, on artinya hidup, line artinya saluran.Pengertian Online adalah keadaan komputer yang terkoneksi/ terhubung ke jaringan Internet. Sehingga apabila komputer kita online maka dapat mengakses internet/ browsing, mencari informasi-informasi di internet.

B.     Pengertian Personality
Istilah personality berasal dari kata latin “persona” yang berarti topeng atau kedok, yaitu tutup muka yang sering dipakai oleh pemain-pemain panggung, yang maksudnya untuk menggambarkan perilaku, watak, atau pribadi seseorang. Bagi bangsa Roma, “persona” berarti bagaimana seseorang tampak pada orang lain.

C.     10 Social Media Personality Types
1.      The Social Athlete
a.       Serius dan tenang (tertarik daalam keamanan dan kedamaian hidup)
b.      Sangat teliti, bertanggung jawab & dapat dipercaya
c.       Mengembangkan kekuatan konsentrasi
d.      Biasanya tertarik untuk mendukung dan mempromosikan tradisi serta berpendirian
e.       Baik dalam organisasi dan kerja keras
f.       Bekerja secara terus-menerus untuk menuju pra-indetifikasi tujuan
g.      Biasanya tipe ini akan menyelesaikan tugas apapun setelah mereka menetapkan pikiran mereka
2.      The Social Luddite
a.       Diam dan menyendiri
b.      Tidak tertarik dengan hal-hal baru dan teknologi terbesar
c.       Enggan berpartisipasi didalam dunia media sosial
d.      Tidak sulit dalam keinginan mereka
e.       Pengikut untuk rekan-rekan mereka dan dalam sistem keuntungan untuk mereka
f.       Unggul dalam menemukan solusi untuk masalah-masalah praktis
3.      The Social Nurturer
a.       Hati yang hangat , populer dan teliti
b.      Biasanya mendahulukan keperluan orang lain diatas keperluan dirinya
c.       Stabil dan praktis
d.      Perasaan yang kuat atas rasa tanggung jawab dan tugas
e.       Nilai tradisi dan keamanan
f.       Tertarik untuk melayani orang lain
g.      Butuh penguatan positif untuk merasa baik tentang diri mereka
h.      Pengembangan yang baik dalam ruang dan kegunaan
4.      The Social Lazies
a.       Tenang, reflektif dan idealis
b.      Tertarik dalam menjalankan komunitas online dan memiliki banyak profil
c.       Mengembangkan sistem nilai juang mereka untuk kehidupan yang sesuai
d.      Dapat menyesuaikan diri dan tidak khawatir kecuali kalau nilai yang dipegang teguhnya terancam
e.       Biasanya adalah penulis
f.       Secara mental cepat dan dapat melihat kemungkinan
g.      Tertarik dalam pemahaman dan menolong seseorang
5.      The Social Geek
a.       Mandiri, asli, analitis dan tekun
b.      Memiliki kemampuan luar biasa untuk mengubah teori menjadi rencana tindakan yang kokoh
c.       Nilai pengetahuan, keahlian dan struktur
d.      Termotivasi untuk memahami makna dari penglihatan mereka
e.       Pemikir jarak jauh
f.       Memiliki standar yang tinggi untuk kinerja mereka dan kinerja yang orang lain
g.      Pemimpin natural, tapi akan mengikuti jika mereka percaya pada pemimpin yang ada
6.      The Social Doer
a.       Ramah, dapat menyesuaikan diri dan tindakan berorientasi
b.      Berfokus pada hasil secara cepat
c.       Hidup disini dan sekarang
d.      Resiko gaya hidup pengambilan langkah cepat
e.       Tidak sabar dengan penjelasan panjang
f.       Kesetiaan yang ekstrim kepada teman-temannya
g.      Tidak biasa menghormati hukum dan peraturan, jika mereka mendapatkan jalan untuk mendapatkan pekerjaan
h.      Keterampilan bagus seseorang
7.      The Social Lurker
a.       Praktis, tradisional dan terorganisir
b.      Mungkin membaca posting
c.       Tidak tertarik dalam pertunangan atau partisipasi dengan media sosial
d.      Memiliki pandangan yang jelas seperti yang seharusnya
e.       Setia dan pekerja keras
f.       Seperti yang bertanggung jawab
g.      Luar biasa mampu dalam berorganisasi dan menjalankan kegiatan
h.      Masyarakat baik “ yang meghargai keamanan dan kedamaian hidup”
8.      The Social Inspirer
a.       Antusias, idealis dan kreatif
b.      Mampu melakukan sesuatu yang menarik minat mereka
c.       Keterampilan bagus seseorang
d.      Kebutuhan untuk hidup sesuai dengan nilai batin mereka
e.       Bersemangat dengan ide-ide baru, namun bosan dengan hal sepele
f.       Pemikiran terbuka dan fleksibel, dengan jarak yang luas antara ketertarikan dan kemampuan
9.      The Social Ranter
a.       Populer dan sensitif, dengan luar biasa keterampilan
b.      Eksternal fokus, dengan keprihatinan nyata untuk apa yang orang lain pikirkan dan rasakan
c.       Cepat untuk berbagi de-ide mereka dan keyakinan, kadang-kadang dalam satu aliran informasi
d.      Melihat semuanya dari sudut manusia dan tidak menyukai pribadi analisis
e.       Sangat effektif untuk mengelola orang yang bermasalah dan memimpin diskusi grup
f.       Tertarik untuk melayani orang lain
g.      Menempatkan kebutuhan orang lain diatas kebutuhan mereka
10.  The Social Visionary
a.       Baik di berbagai hal
b.      Menikmati perdebatan masalah
c.       Sangat bersemangat dengan ide-ide baru dan projek
d.      Umumnya keras dan tegas
e.       Orang yang dapat menikmati
f.       Yang menstimulasi perusahaan
g.      Kemampuan bagus untuk memahami konsep dan menggunakan logika untuk mendapatkan solusi
Sumber:

Minggu, 22 April 2018

SEJARAH INTERNET

       Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (“antar jaringan”).

    Merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
       Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
     Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
       Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
       Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
       Sebelum Internet muncul, telah ada beberapa sistem komunikasi yang berbasis digital, salah satunya adalah sistem telegraf yang seringkali dianggap sebagai pendahulu Internet. Sistem ini muncul pada abad ke-19, atau lebih dari seratus tahun sebelum internet digunakan secara meluas pada tahun 1990-an. Teknologi telegraf sendiri berasal dari konsep yang ada bahkan sebelum komputer modern pertama diciptakan, yaitu konsep pengiriman data melalui media elektromagnetik seperti radio atau kabel. Namun teknologi ini masih terbatas karena hanya mampu menghubungkan maksimal dua perangkat.
       Di era selanjutnya, ilmuwan seperti Claude Shannon, Harry Nyquist, dan Ralph Hartley, mengembangkan teori transmisi data dan informasi, yang menjadi dasar bagi banyak teori di bidang ini. Perkembangan terjadi antara lain dalam bentuk jangkauan yang lebih luas dan kecepatan yang meningkat. Namun kesulitan masih terjadi karena hubungan antara dua alat komunikasi tersebut harus terjadi secara fisik, misalnya melalui kabel. Sistem seperti ini tentu tidak aman karena dapat dengan mudah diputus khususnya saat terjadi perang.
       Pada tahun 1960, J. C. R. Licklider memperkenalkan istilah "Man-Computer Symbiosis" (Simbiosis Komputer-Manusia) dalam karya ilmiahnya. Istilah tersebut ia definisikan sebagai "jaringan komputer yang terkoneksi satu sama lain melalui pita komunikasi lebar yang berfungsi sebagai perpustakaan, dilengkapi dengan teknologi penyimpanan dan pencarian informasi." Licklider bersama seorang ilmuwan lain bernama Welden Clark juga menerbitkan karya lainnya berjudul "On-Line Man-Computer Communication" (Komunikasi Manusia-Mesin Dalam-Jaringan). Dalam karya tersebut, ia menjelaskan tentang bagaimana kehidupan manusia berubah dengan adanya jaringan komputer yang saling terhubung.
       Dua tahun kemudian, Licklider mendapatkan tawaran dari Jack Runia untuk bekerja sebagai direktur Information Processing Techniques Office (IPTO), sebuah divisi baru di dalam DARPA. Tujuan dari tim ini adalah untuk membuat jaringan yang menghubungkan tiga komputer utama Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Pegunungan Cheyenne, Pentagon, dan SAC HQ. Ia menyetujuinya dan segera membentuk tim yang ia sebut sebagai "Members and Affiliates of the Intergalactic Computer Network" ("Anggota dan Afiliasi Jaringan Komputer Antargalaksi").
       Meski akhirnya Licklider keluar dari IPTO pada tahun 1964, visi tentang jaringan universal yang diajukan olehnya berujung pada terciptanya ARPANET lima tahun kemudian, pada tahun 1969. Pada tahun 1973 Licklider kembali memimpin selama dua tahun.
       Masalah yang muncul pada perkembangan selanjutnya adalah tentang bagaimana menyatukan jaringan fisik yang terpisah menjadi satu jaringan logis. Pada tahun 1960, Paul Baran menerbitkan sebuah penelitian mengenai sistem jaringan untuk militer Amerika Serikat. Sistem ini dirancang untuk dapat bertahan seandainya terjadi perang nuklir. Dengan sistem ini, informasi yang melintas dibagi-bagi dalam bentuk yang lebih kecil, yang disebut sebagai message-block (blok pesan).
       Di tempat lain, Donal Davies juga mengembangkan teknologi jaringan yang hampir mirip. Teknologi ini berbasis sebuah sistem yang ia beri nama packet-switching, dengan berbagai kelebihan dibandingkan teknik-teknik sebelumnya, antara lain memiliki utilisasi pita jaringan yang lebih baik dan waktu respon yang lebih cepat dibandingkan sirkuit tradisional. Teori matematis untuk teknologi ini kemudian dikembangkan oleh Leonard Kleinrock dari MIT.
       Riset lanjutan kemudian dilakukan oleh Tommy Krash dan Paul Baran. Didanai oleh militer Amerika Serikat, mereka berusaha memanfaatkan sistem message-block yang ditemukan sebelumnya untuk memecahkan masalah kerentanan struktur pada teknologi sistem jaringan yang ada. Kerentanan ini terjadi akibat struktur routingyang terpusat, sehingga bila rusak seluruh sistem akan Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun1969, melalui proyek lembaga ARPA yang mengembangkan jaringan yang dinamakan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX.
       Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
       Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
       Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Sumber : https://bnet.id/sejarah-internet/
               https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet